Cowok Minta Perhatian Ekstra Saat Sakit? Kenali Fenomena ‘Man Flu’ dan Cara Meresponnya!

Redaksi 2 27 Jul 2026

Cosmo babes, pernah tidak, pasangan kamu sakit flu biasa tapi tiba-tiba jadi minta diperhatiin full time, ngeluh terus, dan rebahan seharian kayak tidak bisa ngapa-ngapain sama sekali?

Sementara kamu kalau flu, tetap jalan, tetap kerja, tetap urus semua hal!

Nah, fenomena ini ternyata punya namanya sendiri, yaitu ‘man flu’. Dan lebih menarik lagi, ternyata ada penjelasan ilmiah dan psikologisnya!

Yuk, simak rangkuman Cosmo di bawah ini!

Baca juga: Mengenal Istilah ‘Male-Centered Girl’, Apakah Kamu Salah Satunya? 


Apa Itu ‘Man Flu’?


Istilah ‘man flu’ adalah istilah slang, bukan diagnosis medis. Ini adalah stereotip bahwa laki-laki melebih-lebihkan gejala dan rasa tidak berdaya mereka saat sakit.

Akan tetapi, sebelum kamu langsung cap pasangan kamu drama, sains ternyata punya sudut pandang yang lebih menarik dari sekadar ‘lebay’.

Secara ilmiah, laki-laki memang bisa merasakan virus lebih intens dibanding perempuan. Perbedaan susunan genetik antara laki-laki dan perempuan bisa menyebabkan mereka merasakan virus lebih akut.

Penelitian dari Harvard juga menunjukkan bahwa estrogen membantu perempuan melawan virus lebih efektif. Artinya, sistem imun perempuan memang punya semacam backup hormonal yang tidak dimiliki laki-laki.

Tapi di sisi lain, para dokter juga mengingatkan bahwa kita belum punya cukup bukti ilmiah yang cukup kuat untuk menyimpulkan secara tegas bahwa laki-laki selalu lebih sakit dari perempuan saat terkena flu biasa.

Jadi, ceritanya memang tidak sesimpel itu, girls!


Berkaitan dengan Psikologi dan Budaya

Nah, ini yang paling relevan untuk hubungan kamu. Banyak masyarakat yang mengharapkan laki-laki untuk lebih tangguh secara fisik dan emosional, dan ini salah satu alasan kenapa laki-laki cenderung lebih jarang pergi ke dokter dibanding perempuan.

Karena sehari-harinya harus terlihat kuat dan tidak boleh mengeluh, momen sakit justru jadi satu-satunya waktu di mana laki-laki merasa ‘aman’ untuk akhirnya minta perhatian dan bantuan tanpa merasa lemah.

Jadi, ekstra manja saat sakit itu bisa jadi bukan drama, tapi cara dia akhirnya mengizinkan dirinya sendiri untuk membutuhkan orang lain~

Baca juga: Cara Berdamai dengan Hubungan yang Tidak Bisa Kembali


Cara Merespons Pasangan yang Lagi Kena Man Flu


1. Validasi dulu, pertanyakan belakangan

Tidak perlu langsung debat soal seberapa parah sakitnya. Cukup akui bahwa dia memang tidak enak badan dan tunjukkan bahwa kamu peduli. Ini yang paling dia butuhkan.

 

2. Tetap kasih perhatian, tapi tetap jaga energi kamu

Merawat pasangan itu bentuk kasih sayang, tapi bukan berarti kamu harus mengorbankan semua kebutuhanmu sendiri. Kamu bisa tetap perhatian tanpa harus jadi full-time nurse.

 

3. Dorong dia periksa ke dokter

Mengejek atau meremehkan seseorang saat mereka merasa tidak sehat bukan cara yang tepat dan tidak akan mempercepat kesembuhan mereka.

Akan tetapi, kamu juga bisa pelan-pelan dorong dia buat lebih proaktif soal kesehatannya, karena di sinilah perempuan sering jadi jembatan yang mendorong pasangannya untuk lebih peduli sama diri sendiri.

 

4. Jadikan ini momen bonding

Serius deh girls, momen sakit itu salah satu momen paling jujur dalam hubungan.

Di sinilah kamu bisa lihat gimana dia saat sedang rapuh, dan dia bisa lihat seberapa besar kamu peduli. Kalau direspons dengan baik, ini justru bisa mempererat hubungan kalian.

Baca juga: Mengenal Pola Avoidant dalam Hubungan 


So, girls, man flu mungkin terdengar konyol, tapi di baliknya ada campuran biologi, psikologi, dan norma sosial yang cukup kompleks.

Pasangan kamu mungkin memang merasakan sakitnya lebih intens, atau mungkin ini satu-satunya cara dia tahu bagaimana cara minta perhatian.

Dua-duanya butuh respons yang sama, yaitu empati. Karena hubungan yang sehat bukan soal siapa yang lebih tahan sakit, tapi soal dua orang yang mau saling jaga di momen paling nggak nyaman sekalipun.


(Fishya Elvin/Images: cottonbro studio, Gustavo Fring, and Ron Lach on Pexels)