Rekomendasi Buku yang Dibaca Hanni NewJeans!

Redaksi 2 07 Sep 2026

Hanni Pham, atau Phạm Ngọc Hân dalam nama Vietnam-nya, adalah sosok yang selalu berhasil membuat orang penasaran.

Lahir 6 Oktober 2004 di Melbourne, Australia, dari kedua orang tua berdarah Vietnam, Hanni tumbuh menjadi idol yang punya identitas unik dan multidimensi, yaitu Australian-Vietnamese yang debut di Korea, brand ambassador Gucci sekaligus Armani Beauty, dan main vocalist NewJeans yang suaranya langsung bisa dikenali dalam tiga detik pertama.

Tapi Cosmo babes, ada sisi Hanni yang tidak selalu tersorot, dan justru itulah yang paling menarik.

Hanni adalah pembaca buku yang thoughtful. Bukan tipe yang beli buku untuk konten, tapi benar-benar memilih bacaan yang mencerminkan apa yang sedang ia rasakan dan pikirkan. 

Buktinya? Saat berbelanja di Spanyol bersama Hyein untuk Light Jeans vlog pada September 2022, di antara baju, topi, dan aksesoris yang ia beli, Hanni dengan bangga menunjukkan dua buku yang ia borong, dan langsung menjelaskan alasan di balik setiap pilihannya.

Lalu pada November 2023, ia terlihat asyik membaca buku sains di sela jadwal untuk konten 'About Jeans'.

Nah, ini dia tiga buku yang terkonfirmasi langsung dari tangan Hanni sendiri:

Baca juga: Rekomendasi Buku yang Dibaca Gawon MEOVV! 


Rekomendasi Buku yang Dibaca Hanni NewJeans!

1. Am I Overthinking This? oleh Michelle Rial


Ini adalah buku pertama yang Hanni tunjukkan di Spain haul, dan reaksinya sangat menggemaskan.

Sambil memegang bukunya ke kamera, Hanni bilang dengan jujur, “I needed this book."

Tidak ada penjelasan lebih panjang yang dibutuhkan setelah itu, dan jujur saja, siapa di antara kita yang tidak relate?

‘Am I Overthinking This?’ karya Michelle Rial adalah buku self-help yang tidak terlihat seperti buku self-help pada umumnya. Rial, seorang desainer grafis, memilih cara yang sangat kreatif untuk membahas kecemasan modern.

Ia membuat lebih dari 100 grafik, chart, dan diagram berwarna-warni yang mengurai pertanyaan-pertanyaan sehari-hari yang biasa kita overthink, dari hal sepele sampai eksistensial.

Hasilnya adalah buku yang terasa seperti kombinasi antara jurnal pribadi, buku humor, dan panduan hidup yang sangat visual.

Cocok banget untuk kamu yang suka proses berpikir visual dan tidak tahan dengan buku yang terlalu text-heavy.


2. The Little Book of Chanel oleh Emma Baxter-Wright


Tepat setelah menunjukkan ‘Am I Overthinking This?’, Hanni langsung mengeluarkan buku kedua dari tas belanjanya, dan kali ini matanya makin berbinar.

‘The Little Book of Chanel’ adalah buku pertama dari trilogi yang ditulis Emma Baxter-Wright tentang tiga rumah mode paling ikonik di dunia.

Hanni bilang ia membeli yang pertama dulu, dan akan mempertimbangkan membeli dua buku berikutnya kalau ia merasa perlu.

Sebuah keputusan yang, menurut Koreaboo, sangat mencerminkan kepribadian Hanni yang tidak impulsif dan selalu mempertimbangkan setiap pilihan dengan matang kan, girls?

‘The Little Book of Chanel’ mengisahkan perjalanan hidup dan warisan Coco Chanel, salah satu sosok paling berpengaruh dalam sejarah fashion dunia.

Buku ini kaya dengan foto-foto ikonik, sketsa desain, dan narasi tentang bagaimana Chanel mengubah cara perempuan berpakaian, dan pada akhirnya, cara perempuan memandang diri mereka sendiri.

Untuk kamu yang suka fashion sekaligus suka membaca tentang perempuan-perempuan yang meninggalkan jejak besar di dunia, buku ini adalah kombinasi yang sempurna.

Baca juga: Rekomendasi Buku yang Dibaca Karina aespa 


3. Connections: A Story of Human Feeling oleh Karl Deisseroth

 

Ini adalah buku yang paling mengejutkan di daftar Hanni, dan sekaligus yang paling membuktikan bahwa rasa ingin tahu Hanni jauh melampaui dunia hiburan dan fashion.

Pada November 2023, dalam konten ‘About Jeans’, Hanni terlihat sedang asyik membaca buku tebal ini, dan langsung membuat banyak penggemar berlari ke Google untuk mencari tahu apa isinya.

‘Connections: A Story of Human Feeling’ ditulis oleh Karl Deisseroth, seorang profesor psikiatri dan ilmu saraf di Stanford University yang juga dikenal sebagai salah satu ilmuwan paling inovatif di dunia.

Buku ini membahas tentang bagaimana otak manusia menciptakan emosi, membentuk koneksi, dan memproses pengalaman hidup, dari perspektif ilmu saraf yang sebenarnya, tapi ditulis dengan cara yang sangat naratif dan mudah dipahami oleh pembaca umum. 

Setiap bab mengambil satu pasien sebagai titik masuk untuk menjelaskan konsep-konsep yang kompleks, sehingga bacaannya terasa seperti novel tapi penuh dengan pengetahuan sains yang nyata.

Pilihan yang sangat tidak terduga dari seorang idol, tapi sangat Hanni!


So, girls, dari self-help bergambar yang penuh chart lucu, monograf fashion tentang Coco Chanel, sampai buku ilmu saraf dari profesor Stanford, tiga buku Hanni ini tidak ada yang mainstream atau predictable.

Persis seperti Hanni sendiri yang selalu punya cara untuk mengejutkan kamu dengan sisi yang belum pernah kamu duga sebelumnya.

Happy reading, Cosmo babes!


Baca juga: Rekomendasi Buku yang Dibaca Martin CORTIS 


(Fishya Elvin/Images: @newjeans_official from Instagram and Goodreads)